PENDAHULUAN

Walaupun istilah Electronic Commerce baru terdengar beberapa tahun terakhir ini, sebenarnya Electronic Commerce telah ada dalam berbagai bentuk dalam 20 tahun terakhir ini. Teknologi yang disebut Electronic Data Interchange (EDI) dan Electronic Funds Transfer (EFT) pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1970. Pertumbuhan kartu kredit dan ATM pada 1980-an juga merupakan bentuk-bentuk Electronic Commerce.

PEMBAHASAN

Perdagangan jalur elektronik sendiri memiliki beberapa manfaat, selain dapat meningkatkan segi pendapatan hal ini juga mampu meningkatkan kepercayaan antar pebisnis online. Secara ringkas keuntungan e-commerce adalah sebagai berikut:

  • Bagi konsumen: harga lebih murah, belanja cukup disatu tempat.
  • Bagi pengelola bisnis: efisiensi, tanpa kesalahan, tepat waktu.
  • Bagi manajemen: peningkatan pendapatan, loyalitas pelanggan.

Selain mempunyai banyak manfaat, e-commerce juga memiliki banyak kendala. Kendala itu berupa tingginya biaya yg dikeluarkan, masalah keamanan, serta software yang kurang mendukung.

Sistem perdagangan melalui jalur elektronik:

  • SISTEM ANTAR ORGANISASI (Interorganizational System-IOS)
  • PERTUKARAN DATA ELEKTRONIK (Electronic Data Interchange-EDI)
  • EXTRANET
  • TRANSFER DANA secara Elektronik (Electronic Funds Transfer-EFF)

Sistem antar organisasi:

Suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu system tunggal yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan.

Manfaat IOS secara langsung:

  • Efisiensi komparatif
  • Kekuatan tawar menawar

Manfaat IOS secara tidak langsung:

  • Mengurangi kesalahan dan biaya
  • Meningkatkan efisiensi operasional
  • Meningkatkan persaingan pasar
  • Meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan

Pertukaran data elektronik (EDI)

EDI adalah pemindahan data dari satu perusahaan atau lebih. EDI membuat form standar yang temasuk dalam pembelian order suatu barang, penagihan serta konfirmasi yang baik dari ASN.

Hubungan EDI yang umum

Membentuk kaitan antara perusahaan dan pemasoknya dan kaitan antara perusahaan dengan konsumennya. EDI memungkinkan terjadinya pengisian kembali persedian penjual dan transfer data secara elektronik.

Standar EDI

Di Amerika Utara dinamakan ANSI ASCX12 sedangkan standar internasional dinamakan EDIFACT.

Tingkat penerpan EDI

Tiga tingkat penerapan EDI adalah:

  • Pemakai tingkat satu, hanya satu atau dua transaksi yang ditransmisikan kesejumlah mitra dagang yang terbatas
  • Pemakai tingkat dua, banyak set transaksi yang ditransmisikan kesejumlah mitra dagang, melampaui lini industry
  • Pemakai tingkat tiga, bukan Cuma banyak set yang ditransmisikan tetapi juga aplikasi computer perusahaan disesuaikan dengan pendekatan EDI.

Manfaat EDI adalah:

  • Mengurangi kesalahan dan biaya
  • Meningkatkan efisiensi operasional
  • Meningkatkan persaingan pasar
  • Meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan

Teknologi perdagangan melalui jaringan elektronik

  • Sambungan langsung ( direct connectivity), bekerja sama dengan penyedia layana komunikasi
  • Jaringan bernilai tambah (value added network), jaringan ini disediakan penjual yang bukan hanya menyediakan sirkuit tetapi juga menyediakan banyak jasa yang diperlukan untuk menggunakan sirkuit itu bagi EDI
  • Internet, memungkinkan suatu jaringan komunikasi global yang tidak hanya menghubungkan mitra dagang tetapi juga mencakup para pelanggan.

KESIMPULAN

Dari pembahasan diatas kita dapat menilai bagaimana e-commerce muncul serta kelebihan dan kekurangan dari e-commerce itu sendiri. Semua ada ditangan kita untuk menggunakan fasilitas tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Elearning.gunadarma.ac.id

http://jamil15.wordpress.com/2011/10/01/e-commerce/